Bawaslu INHU Perkuat Program P2H, Bahas Uji Petik Pengawasan PDPB, MoU dengan Perguruan Tinggi, dan Sinergi Bersama Media
|
Rengat, 27 Juli 2026 – Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) menggelar rapat evaluasi program kerja pada Senin (27/7/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu. Rapat yang dipimpin oleh Koordinator Divisi P2H tersebut diikuti oleh seluruh staf Bawaslu INHU guna mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menyusun langkah strategis dalam menghadapi agenda pengawasan ke depan.
Dalam rapat tersebut, Koordinator Divisi P2H Said M. Affandi, SE menyampaikan bahwa terdapat tiga program prioritas yang akan menjadi fokus pelaksanaan dalam waktu dekat, yaitu uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), penjajakan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan perguruan tinggi, serta penguatan kemitraan dengan media massa sebagai bagian dari strategi peningkatan edukasi kepemiluan kepada masyarakat.
Menurut Said M. Affandi, pelaksanaan uji petik pengawasan PDPB merupakan bentuk pengawasan aktif Bawaslu untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, serta berkualitas.
"Uji petik menjadi salah satu instrumen pengawasan yang penting untuk memastikan proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan berjalan sesuai prosedur. Melalui kegiatan ini, Bawaslu dapat mengidentifikasi berbagai potensi permasalahan sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun perbaikan," ujarnya.
Selain itu, rapat juga membahas rencana penandatanganan MoU dengan sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Indragiri Hulu. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pendidikan demokrasi, pengawasan partisipatif, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang kepemiluan.
Di bidang kehumasan, Bawaslu INHU juga akan memperluas sinergi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan, meningkatkan literasi demokrasi, dan mengedukasi masyarakat mengenai tugas dan fungsi Bawaslu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, Dedi Risanto, S.IP., SH., M.Si., menegaskan bahwa penguatan program P2H merupakan bagian dari upaya Bawaslu membangun pengawasan yang kolaboratif dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
"Keberhasilan pengawasan Pemilu tidak hanya bergantung pada Bawaslu, tetapi juga memerlukan dukungan dari perguruan tinggi, media massa, serta partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, sinergi dengan berbagai pihak harus terus diperkuat agar pengawasan dapat berjalan lebih efektif, edukatif, dan memberikan manfaat nyata bagi kualitas demokrasi," ujar Dedi Risanto.
Ia menambahkan bahwa uji petik pengawasan PDPB menjadi langkah penting untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak pilihnya pada Pemilu mendatang.
"Data pemilih yang akurat merupakan salah satu fondasi utama penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. Bawaslu akan terus melakukan pengawasan secara profesional dan berkelanjutan agar hak konstitusional setiap warga negara tetap terlindungi," tambahnya.
Rapat evaluasi ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut terhadap seluruh program prioritas Divisi P2H. Dalam waktu dekat, Bawaslu INHU akan mulai melaksanakan uji petik pengawasan PDPB, melakukan koordinasi dengan perguruan tinggi terkait penandatanganan MoU, serta memperkuat kerja sama dengan media sebagai bagian dari strategi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Melalui langkah tersebut, Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi pencegahan, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak
Penulis dan Photo : Ardi amsyar