Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Bawaslu INHU Bahas Pengawasan Akuntabilitas Dana Kampanye
|
INDRAGIRI HULU — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) kembali berpartisipasi dalam program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kualitas jajaran pengawas Pemilu.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu INHU mengangkat pembahasan dengan tema “Pengawasan Akuntabilitas Dana Kampanye: Transparansi Pelaporan, Audit Kepatuhan, dan Verifikasi Berbasis Data.”
Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, Dedi Risanto, menyampaikan bahwa pengawasan dana kampanye merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga integritas dan transparansi penyelenggaraan Pemilu.
“Pengawasan dana kampanye tidak hanya sebatas memastikan adanya laporan, tetapi juga bagaimana memastikan laporan tersebut transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara cermat melalui audit kepatuhan dan verifikasi yang didukung dengan data,” ujar Dedi.
Menurutnya, pemanfaatan data dalam proses pengawasan menjadi penting untuk membantu jajaran pengawas melakukan pencermatan terhadap informasi yang disampaikan dalam laporan dana kampanye. Dengan pendekatan berbasis data, potensi ketidaksesuaian dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat.
“Kita ingin membangun pola pengawasan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu membaca dan menganalisis data. Dengan begitu, pengawasan dana kampanye dapat dilakukan secara lebih objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Bawaslu INHU juga mendorong terjadinya transfer pengetahuan dan pengalaman antarjajaran Bawaslu. Forum tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat pemahaman mengenai berbagai aspek pengawasan Pemilu, termasuk pengawasan terhadap akuntabilitas dana kampanye.
Pembahasan mengenai transparansi pelaporan, audit kepatuhan, dan verifikasi berbasis data diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi jajaran pengawas dalam melaksanakan tugas pengawasan secara profesional dan berintegritas.
Bawaslu INHU menegaskan bahwa pengawasan dana kampanye merupakan bagian dari upaya mewujudkan Pemilu yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan dapat dipercaya masyarakat.
Melalui semangat Bawaslu Membelajarkan, pengetahuan dan pengalaman terus dibagikan untuk memperkuat kapasitas jajaran pengawas dalam mengawal demokrasi.
photo dan penulis : ardi amsyar