Lompat ke isi utama

Berita

Mengawal Pilkada Demokratis Melalui Pengawasan di Kabupaten Indragiri Hulu

Anggota Bawaslu INHU Said M Affandi

Anggota Bawaslu INHU Said M Affandi

Pilkada serentak merupakan momentum penting dalam perjalanan demokrasi lokal. Di Kabupaten Indragiri Hulu, keberlangsungan Pilkada tidak hanya menjadi ajang kontestasi politik, tetapi juga sebuah proses menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Dalam konteks inilah, pengawasan Pilkada memiliki peran yang amat strategis.

Bawaslu INHU sebagai lembaga pengawas pemilu berkewajiban memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pengawasan bukan semata mencari kesalahan, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi agar aspirasi rakyat benar-benar tersalurkan tanpa intervensi dan manipulasi.

Hasil pengawasan Pilkada di Kabupaten INHU menunjukkan adanya tantangan klasik yang selalu muncul, seperti masalah akurasi daftar pemilih, potensi politik uang, serta netralitas aparatur sipil negara (ASN). Namun, berkat upaya pengawasan yang melekat, banyak potensi pelanggaran dapat dicegah sebelum menimbulkan masalah serius. Misalnya, temuan adanya pemilih ganda atau pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang segera direkomendasikan untuk diverifikasi ulang.

Selain itu, Bawaslu INHU juga aktif membangun pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, organisasi kepemudaan, dan lembaga swadaya masyarakat. Kolaborasi ini menjadi penting, sebab Pilkada bukan hanya urusan penyelenggara dan peserta, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pengawasan Pilkada juga harus dipahami sebagai sarana pendidikan politik bagi warga. Setiap laporan, klarifikasi, hingga tindak lanjut rekomendasi bukan hanya soal teknis penyelenggaraan, melainkan juga pelajaran berharga tentang bagaimana demokrasi dijaga dengan penuh integritas.

Pada akhirnya, kualitas Pilkada di Kabupaten INHU akan sangat ditentukan oleh sejauh mana semua pihak—penyelenggara, peserta, dan masyarakat—mau menghormati aturan yang ada. Bawaslu INHU melalui peran pengawasannya telah menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga Pilkada tetap bermartabat. Dengan pengawasan yang ketat, transparan, dan melibatkan publik, diharapkan Pilkada INHU mampu melahirkan pemimpin daerah yang benar-benar menjadi representasi suara rakyat.

Photo : Ardi Amsyar