Ketua Bawaslu Inhu: Ramadan Momentum Perkuat Integritas dan Spirit Pengawasan Pemilu
|
Rengat – Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan harus dimaknai sebagai momentum memperkuat integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang membangun kesadaran moral dan etika dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai pengawas pemilu.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kejujuran, kesabaran, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam tugas pengawasan. Pengawas pemilu harus mampu menjaga integritas dan bekerja dengan hati nurani,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dalam konteks pengawasan pemilu, nilai spiritual Ramadan dapat menjadi penguat komitmen untuk menegakkan aturan secara adil dan profesional. Setiap keputusan dan tindakan harus dilandasi prinsip kejujuran serta tanggung jawab kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.
Ketua Bawaslu Inhu juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Ramadan sebagai refleksi diri, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta mempererat solidaritas internal kelembagaan.
“Semangat Ramadan harus tercermin dalam kinerja kita. Bekerja dengan ikhlas, menjaga amanah, serta memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai aturan adalah bagian dari ibadah,” tambahnya.
Ia berharap, dengan memaknai Ramadan secara substansial, seluruh jajaran pengawas pemilu dapat semakin solid dan berkomitmen dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Indragiri Hulu.
Penulis dan Photo : Ardi amsyar