Hari Pertama Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Uji Pemahaman Awal 40 Peserta dari Inhu Lewat Pre-Test Daring
|
Indragiri Hulu — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memulai kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif Tahun 2025 dengan pelaksanaan pre-test yang diikuti oleh 40 peserta dari berbagai unsur masyarakat pada Jumat, 24 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Bawaslu RI yang diselenggarakan secara daring.
Pre-test ini menjadi tahap awal dalam rangkaian kegiatan pendidikan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap prinsip dasar dan praktik pengawasan pemilu sebelum menerima materi pembelajaran berikutnya. Melalui tes ini, peserta diuji seputar konsep partisipasi masyarakat, peran pengawas pemilu, serta bentuk-bentuk pelanggaran yang sering terjadi di lapangan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Parmas dan Humas) Bawaslu Inhu, Said M. Affandi, menyampaikan bahwa pre-test daring ini penting dilakukan sebagai alat ukur awal sekaligus sarana evaluasi efektivitas kegiatan.
“Pre-test ini kami lakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal peserta terkait pengawasan partisipatif. Nantinya hasilnya akan menjadi pembanding dengan post-test setelah kegiatan selesai, sehingga terlihat peningkatan kemampuan peserta,” ujar Said.
Said menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah strategis Bawaslu dalam membangun sinergi dengan masyarakat agar lebih aktif dan berdaya dalam mengawasi jalannya setiap tahapan pemilu.
“Kami berharap peserta dari Inhu mampu menjadi penggerak dalam menyebarluaskan semangat pengawasan yang jujur, mandiri, dan berintegritas di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta asal Inhu, Cinta Kasih Anugerah Illahi, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan secara daring tidak mengurangi semangat dan manfaat dari kegiatan ini.
“Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Melalui pre-test, saya jadi tahu sejauh mana pengetahuan saya tentang pengawasan pemilu. Semoga setelah kegiatan selesai, saya bisa berkontribusi nyata dalam mengajak masyarakat ikut mengawasi pemilu,” ungkapnya.
Kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian materi yang disampaikan oleh narasumber dari Bawaslu RI dan para ahli di bidang kepemiluan.
Photo dan Penulis : Ardi