Wujud Kepedulian dan Solidaritas, Ketua Bawaslu Riau Bersama Ketua Bawaslu INHU Serahkan Dana Kerohiman kepada Keluarga Almarhum M. Nur
|
RENGAT — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga pegawai yang telah meninggal dunia, Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Alnofrizal, bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, Dedi Risanto, S.IP., S.H., M.Si., menyerahkan bantuan Dana Kerohiman Bawaslu kepada keluarga almarhum M. Nur, pada Senin (12/10/2026), di kediaman almarhum di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia terhadap keluarga pegawai yang telah meninggal dunia. Bantuan Dana Kerohiman tersebut menjadi bentuk perhatian kelembagaan sekaligus ungkapan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan, sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu.
Kehadiran Ketua Bawaslu Provinsi Riau bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu di kediaman almarhum tidak hanya dalam rangka menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka. Momentum ini mencerminkan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan yang senantiasa dijaga dalam lingkungan kelembagaan Bawaslu.
Dana Kerohiman merupakan bentuk kepedulian Bawaslu RI kepada keluarga pegawai yang telah meninggal dunia. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga tercinta.
Ketua Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu, Dedi Risanto, menyampaikan bahwa penyerahan Dana Kerohiman tersebut merupakan bentuk perhatian dan penghargaan lembaga terhadap pengabdian pegawai yang telah menjadi bagian dari perjalanan Bawaslu.
Menurutnya, hubungan antara lembaga dan pegawai tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kedinasan, tetapi juga dibangun melalui rasa kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas. Nilai-nilai tersebut perlu terus dipelihara agar keluarga besar Bawaslu senantiasa hadir untuk saling mendukung, terutama ketika salah satu anggotanya mengalami musibah.
“Bantuan Dana Kerohiman ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Bawaslu RI kepada keluarga almarhum M. Nur. Kami menyadari bahwa kehilangan anggota keluarga merupakan sesuatu yang berat untuk dihadapi. Melalui bantuan ini, kami berharap keluarga yang ditinggalkan dapat merasakan bahwa mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bawaslu,” ujar Dedi Risanto.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan semata-mata dilihat dari nilai materi yang diberikan, melainkan sebagai bentuk kepedulian, penghormatan, dan ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di lingkungan Bawaslu.
“Bagi kami, setiap pegawai yang pernah mengabdikan diri di Bawaslu merupakan bagian dari keluarga besar lembaga. Pengabdian yang telah diberikan tentu menjadi bagian dari perjalanan organisasi. Karena itu, ketika ada keluarga yang mengalami kehilangan, sudah sepatutnya kita hadir untuk memberikan perhatian, dukungan, dan doa. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa nilai solidaritas dan kepedulian sosial harus terus menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, lembaga yang kuat tidak hanya dibangun melalui profesionalisme dalam menjalankan tugas, tetapi juga melalui hubungan antarsesama yang dilandasi rasa empati, saling menghargai, dan kepedulian terhadap kondisi satu sama lain.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan oleh seluruh jajaran Bawaslu, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Dengan demikian, setiap anggota keluarga besar Bawaslu dapat merasakan adanya dukungan dan perhatian dari lembaga, termasuk ketika menghadapi situasi sulit dalam kehidupan.
Penyerahan Dana Kerohiman ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang pegawai memiliki arti penting bagi lembaga. Di balik pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi, terdapat kontribusi individu yang menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Bawaslu.
Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bawaslu RI melalui pemberian Dana Kerohiman kepada keluarga almarhum M. Nur. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moral sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara lembaga dan keluarga pegawai yang telah meninggal dunia.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Riau dan Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada lembaga juga berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan menjadi bagian dari upaya menjaga solidaritas serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Bawaslu.
Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum M. Nur. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini.
Penulis dan Photo : Ardi amsyar